BERITA
You are here : Home Detail Berita Pelatihan in House Training K13 dan Pembuatan Soal HOTS
Pelatihan in House Training K13 dan Pembuatan Soal HOTS

Pelatihan in House Training K 13 dan Pembuatan Soal HOTS

Late Post....!: Sudah semestinya para guru yang mengajar disekolah – sekolah mampu untuk menjadi pengajar dan pendidik yang profesional lagi terampil. Dengan mengikuti perkembangan zaman, maka setiap guru dituntut untuk dapat berinovasi dan berkarya dalam menceerdaskan anak bangsa pada saat sekarang ini.

 

Hal ini terkhusus buat para guru yang mengajar di SMK Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa. Mereka diminta dapat menjalankan Kurikulum terbaru yang dibuat oleh Pemerintah, yakni K13. Agar para guru tidak ketinggalan akan perkembangan tersebut, maka diadakanlah Pelatihan in House Training K 13 dan Pembuatan Soal HOTS di SMK Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa, Kamis (28-29/06).

 

Tujuan diadakannya Pelatihan tersebut adalah untuk melatih para guru agar dapat mengaplikasikan K13 secara baik dan mampu menguasai pembuatan soal HOTS (High Order Thinking Skill) secara benar.

 

Para guru harus mampu menguasai K13 dan dapat membuat soal HOTS secara benar sehingga guru tersebut dapat menjadi gurur yang profesional serta membuat kegiatan belajar mengajar berjalan kondusif dan opitmal menurut standard panduan yang telah diberlakukan oleh Pemerintah, “Ujar Ibu Rita Andriani Sitorus, S.Sos”, selaku Kepala SMK Swasta Nur Azizi Tanjung Morawa sekaligus Nara Sumber Utama dalam Pelatihan in House Training K 13 dan Pembuatan Soal HOTS  .

 

Untuk itulah para peserta dilatih dan dibina untuk menyusun Perangkat Pembelajaran secara benar dan Profesional. Bapak Junaidi, S.Pd, M.Pd selaku Nara Sumber kedua, Pelatihan in House Training K 13 dan Pembuatan Soal HOTS mengatakan bahwasanya para guru diminta untuk dapat berfikir secara kreatif dan inovatif agar dapat menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) secara inovatif dan mandiri mengikuti Silabus yang sudah diatur tata cara pembuatannya.

 

Ibu Rita Andriani Sitorus, S.Sos juga mengatakan, “jika para guru membuat soal yang tidak memiliki unsur – unsur HOTS, maka guru tersebut hanya membuat soal – soal yang biasa dan memiliki tingkatan ataupun level – level soal yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa yang bersangkutan, katanya. Beliau menambahkan, bahwa soal – soal yang dibuat oleh guru yang tidak memiliki unsur HOTS merupakan soal yang tidak inovatif dan kreatif, katanya”.

 

 Lihat juga ya  Galeri Photonya, Klik disini!.

 

(Rita Andriani Sitorus S.Sos & M.Hari.K, S.Pd.I)